Skip to main content

Produktivitas

 Ini yang terbesit di kepalaku sekarang ini.agar pikiranku tetap terjaga aku menulisnya disini.


Les't read ^_^


Belakangan ini aku menyadari ada yang salah dalam diriku.ada sesuatu hal yang buruk yang terus melekat dalam diriku.

Semenjak aku lulus dari sekolah menengah atas ( SMA), kehidupanku kian hari kian berubah.mulai dari jam bangun,tidur,makan, istirahat,dan lain sebagainya. Intinya produktivitasku mulai berubah.

Dulu waktu aku masih SMA aku kira produktivitas itu cuma belajar dan istirahat. setelah itu aku merasa hariku baik-baik saja.

But,now I realize that produktivitas bukan cuma soal belajar dan istirahat.produktivitas lebih dari itu. Seperti contohnya waktu untuk sarapan atau membantu orang tua,atau bahkan bekerja di sawah juga merupakan produktivitas.

aku juga menyadari bahwa kesadaran diri dalam setiap individu harus dibangun sedini mungkin agar kelak ia tidak merasakan hal yang aku rasakan saat ini.ya perasaan semacam 24 jam kurang dalam sehari.

Ternyata selama ini aku perlu menyadari bahwa time management is really important in our life.we can't change ur bad habits if don't know about time management.

Tapi, permasalahannya hal tersebut tidak diajarkan di sekolah.bagaimana cara kita mengatahui apakah time management kita sudah benar atau salah.

Menurutku, sekarang kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan lewat media sosial.kita dapat belajar dari  you to be,tik tok atau apa pun itu.

Jika pagi hari kita pergi sekolah dan sepulang sekolah kita mengerjakan PR dan membantu orang tua,pada malam hari kita bisa menonton video tentang time management lewat you to be. 

Dan yang perlu kita ingat adalah kita harus bisa menumbuhkan kesadaran dari dalam diri.karena menurutku jika kita sudah punya kesadaran dalam diri,kita akan mudah mengetahui kelebihan serta kekurangan kita.

Last but not least produktivitas sama sibuk itu merupakan dua hal yang berbeda.

Orang yang berproduktivitas belum tentu jadi orang yang sibuk dan orang yang sibuk sudah pasti ia tidak berproduktivitas.


Ella.




Comments

Popular posts from this blog

2022 (part 2)

  Setelah Bapa pergi untuk selama-lamanya,aku menyadari bahwa tak ada gunanya diriku mengejar  banyak hal jika aku tak bisa membagikan waktu untuk keluarga atau orang-orang yang aku sayangi.Membuat mereka bangga atas pencapaianmu memang hal yang sangat luar bisa tapi membuat merek tersenyum setiap hari itu yang ingin aku impikan.2022 mengajarkanku bagaimana bersikap dewasa dengan keadaan walaupun aku masih ingin menikmati masa mudaku.Aku ingin tak terlalu memikirkan masa depanku,aku ingin aku bisa tertawa lepas,dan aku ingin aku tak memikirkan makan apa aku besok.Tapi semuanya tak bisa aku dapatkan.    2022 aku sangat berambisi untuk masuk PTN.Bapa politus waktu itu sangat senang ketika aku memutuskan aku ingin mengambil jurusan bahasa inggris.aku bisa melihat aura senang diwajahnya,hingga akhirnya senangnya memuncah saat aku lulus seleksi dan berhasil masuk PTN impianku jalur prestasi.Bapa politus sangat senang waktu itu,ia menceritakan kebahagiaan ini kepada semua ...

short thought

 Setiap kali aku membuka media sosial aku merasa apakah aku yang berjalan begitu lamban atau dunia yang berjalan yang begitu cepat. perasaan manusia tidak ada yang bisa diprediksi,hari ini ia bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja dan besok ia akan  merasa takut akan masa depannya. semuanya tergantung apa yang ia lihat dan ia pikirkan.Tapi tak ada manusia yang ingin hidupnya dipenuhi kebimbangan dan ketakutan,begitupun aku.   Mungkin sebagian orang akan merasa perasaan takut dan cemas dimasa depan itu adalah perasaan yang buruk,dimana kamu tidak menikmati moment yang kamu alami sekarang.tapi menurutku, tak ada yang salah tentang perasaan seseorang karena semuanya murni dari hati seseorang. Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa aku harus bisa berjuang sendiri,tak ada yang bisa aku andalkan didunia ini selain diriku sendiri,karena pada dasarnya orang yang akan benar-benar sayang kepada kamu hanyalah diri kamu sendiri,orang yang tulus mencintai kamu hanya diri kamu s...

2022 [ part 1 ]

sumber : pinterest  Hari ini adalah hari pertama aku menulis kembali di blog ini,pertama kali  juga aku menulis  di bulan desember.Rasanya baru kemarin aku belajar bagaimana cara menulis blog.Belajar mengungkapkan apa yang aku rasakan lewat tulisan dan aku percaya bahwa apa yang aku buat dulu memuaskan hasil untuk diriku sendiri.Karena bagiku merayakan hal kecil juga sangat penting dalam sebuah kehidupan,tidak semuanya tentang hal yang besar,karena aku yakin jika semuanya tentang hal-hal yang besar dan megah kita sendiri juga akan merasa sesak dan tak puas dengan itu.     Banyak hal yang aku pelajari di tahun 2022 ini dan bahkan untuk menulisnya kembali butuh 365 hari lagi untuk kembali melihat sisa-sisa kenangan yang ada. Belajar mensyukuri hal kecil dalam kehidupanku, belajar menikmati kehidupanku,belajar menjadi manusia seutuhnya dan yang paling melekat di tahun 2022 ini dan mungkin tak akan pernah aku lupakan adalah belajar mengikhlaskan kepergian Bapa....