Skip to main content

2022 [ part 1 ]

sumber : pinterest


 Hari ini adalah hari pertama aku menulis kembali di blog ini,pertama kali  juga aku menulis  di bulan desember.Rasanya baru kemarin aku belajar bagaimana cara menulis blog.Belajar mengungkapkan apa yang aku rasakan lewat tulisan dan aku percaya bahwa apa yang aku buat dulu memuaskan hasil untuk diriku sendiri.Karena bagiku merayakan hal kecil juga sangat penting dalam sebuah kehidupan,tidak semuanya tentang hal yang besar,karena aku yakin jika semuanya tentang hal-hal yang besar dan megah kita sendiri juga akan merasa sesak dan tak puas dengan itu.  

  Banyak hal yang aku pelajari di tahun 2022 ini dan bahkan untuk menulisnya kembali butuh 365 hari lagi untuk kembali melihat sisa-sisa kenangan yang ada. Belajar mensyukuri hal kecil dalam kehidupanku, belajar menikmati kehidupanku,belajar menjadi manusia seutuhnya dan yang paling melekat di tahun 2022 ini dan mungkin tak akan pernah aku lupakan adalah belajar mengikhlaskan kepergian Bapa.Kepergiaanya membuat sesak yang begitu dalam di hati,tapi aku percaya bahwa Tuhan lebih menyayangi Bapa dan tentunya aku tak bisa menolak itu.

   Menurutku sejatinya kehidupan itu kita belajar bagaimana cara untuk mengikhlaskan kepergiaan,karena hidup menurutku tentang siapa yang datang dan siapa yang pergi. Mengikhlaskan kepergiaan bukanlah hal mudah,terdengar mudah diucapkan tapi jika dicoba rasanya begitu sakit.Mengikhlaskan seseorang yang sangat kita sayangi sangatlah sulit,butuh waktu yang cukup lama untuk kembali sembuh dan berdamai dengan kenangan-kenangan  yang sudah lama dirangakai denganya dan kembali membuat setiap momen tanpanya adalah hal yang sulit untuk dilakukan.

   Tapi aku percaya setiap kepergiaan akan  mendatangkan insan yang baru.Kepergiaan seseorang menguatkan dan menyadarkan kita bahwa hidup ini  hanya sementara,kepergiaan membuatku sadar tak salah jika kita meluangkan waktu kita untuk orang-orang yang sedang kita sayangi ditengah hiruk-pikuk duniawi. Kalo kata guruku waktu SMA { pak Ancis},kita hidup hanya menunggu kematian dan kamu harus memilih  apa yang kamu lakukan sebelum hal  itu terjadi,apakah kamu ingin melakukan hal yang baik atau sebaliknya.

 

 DROP UR COMENT💓😀

Ella Wahidin
 

Comments

Popular posts from this blog

2022 (part 2)

  Setelah Bapa pergi untuk selama-lamanya,aku menyadari bahwa tak ada gunanya diriku mengejar  banyak hal jika aku tak bisa membagikan waktu untuk keluarga atau orang-orang yang aku sayangi.Membuat mereka bangga atas pencapaianmu memang hal yang sangat luar bisa tapi membuat merek tersenyum setiap hari itu yang ingin aku impikan.2022 mengajarkanku bagaimana bersikap dewasa dengan keadaan walaupun aku masih ingin menikmati masa mudaku.Aku ingin tak terlalu memikirkan masa depanku,aku ingin aku bisa tertawa lepas,dan aku ingin aku tak memikirkan makan apa aku besok.Tapi semuanya tak bisa aku dapatkan.    2022 aku sangat berambisi untuk masuk PTN.Bapa politus waktu itu sangat senang ketika aku memutuskan aku ingin mengambil jurusan bahasa inggris.aku bisa melihat aura senang diwajahnya,hingga akhirnya senangnya memuncah saat aku lulus seleksi dan berhasil masuk PTN impianku jalur prestasi.Bapa politus sangat senang waktu itu,ia menceritakan kebahagiaan ini kepada semua ...

short thought

 Setiap kali aku membuka media sosial aku merasa apakah aku yang berjalan begitu lamban atau dunia yang berjalan yang begitu cepat. perasaan manusia tidak ada yang bisa diprediksi,hari ini ia bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja dan besok ia akan  merasa takut akan masa depannya. semuanya tergantung apa yang ia lihat dan ia pikirkan.Tapi tak ada manusia yang ingin hidupnya dipenuhi kebimbangan dan ketakutan,begitupun aku.   Mungkin sebagian orang akan merasa perasaan takut dan cemas dimasa depan itu adalah perasaan yang buruk,dimana kamu tidak menikmati moment yang kamu alami sekarang.tapi menurutku, tak ada yang salah tentang perasaan seseorang karena semuanya murni dari hati seseorang. Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa aku harus bisa berjuang sendiri,tak ada yang bisa aku andalkan didunia ini selain diriku sendiri,karena pada dasarnya orang yang akan benar-benar sayang kepada kamu hanyalah diri kamu sendiri,orang yang tulus mencintai kamu hanya diri kamu s...