Skip to main content

Friends ( Hello and Good bye)

sumber: pinterest



Hari ini aku kembali hadir disini untuk menenangkan pikiranku dan tentunya untuk berdamai dengan diriku.

Seiring berjalannya waktu ternyata ada begitu banyak hal yang ikut berubah juga. Seiring berjalannya waktu, ternyata manusia itu sangat kompleks. Hari ini mereka mendukungmu, namun kemudian hari mereka memaanfaatkanmu karena kamu sudah menaruh kepercayaan kepada mereka dan mereka menggunakan itu untuk keegoisan mereka sendiri.

Mereka mendengarkan ceritamu, namun mereka tak sungguh mendengarkan ceritamu. Mereka hanya mencari kelemahanmu dan menjadikan itu lelucon untuk cerita mereka kemudian hari. Mengarang cerita hanya untuk diakui dan dianggap. Playing Victim padahal dialah pelakunya. Mencari kesempatan disaat kamu bahagia untuk kepentingan mereka semata dan itu sangat sakit untukku.

Tapi bukan itu permasalahannuya.

permasalahannya ada dalam diriku dan aku harus mengakui itu. Aku yang sudah menaruh kepercayaan kepada mereka, aku yang sudah menganggap mereka sebagai sahabat bahkan aku sudah menganggap mereka sebagai teman, namun hasilnya tak sesuai denga napa yang aku harapkan.

Aku yang menjadikan mereka sebagai prioritas dan aku menyadari bahwa mereka memang sangat baik kepadaku. Mereka selalu mendengarkan ceritaku tanpa memotong pembicaraanku, dan mereka selalu tertawa bahagia denganku.

Tapi ada pembicaraan yang tak aku dengar dan hatiku menyadari itu. Aku mulai berbicara dan mencurahkan semuanya kepada Tuhan.  Akhirnya aku menemukan jawaban dari Tuhan lewat orang yang Tuhan percayakan.

Aku mulai merenungkan semuanya. Apakah aku yang terlalu baik dan apakah menjadi baik itu juga tak baik?, apakah aku yang terlalu lemah untuk soal pertemanan?, dan muncul semua pertanyaan yang selama ini sudah aku sadari namun aku tak menghiraukannya.

Aku mengambil keputusan untuk memaafkan mereka sebagai mana Tuhan memaafkan aku. Aku tak ingin membenci mereka dan aku juga tak ingin memiliki musuh.

Aku memutuskan hubungan ini.

Terima kasih untuk semuanya.

Kalian masih akan menjadi temanku.

Maaf dan selamat tinggal

 

Layaknya sebuah hubungan percintaan, hubungan pertemanan juga bisa putus jika menyiksa diri. Aku sudah terlampaui terlalu jauh dan sampai-sampai aku terbawa arus hanya karena harus mengikuti standar mereka. Aku tak bisa menurunkan standarku hanya untuk berteman dengan mereka dan mereka juga tak mungkin menurunkan standar mereka hanya untuk berteman denganku. Satu-satunya cara yang menurutku baik bagiku adalah memaafkan lalu mencari tempat baru.

 

 

 

 Kupang, 28 Desember 2023


Ella Wahidin

 


Comments

Popular posts from this blog

2022 (part 2)

  Setelah Bapa pergi untuk selama-lamanya,aku menyadari bahwa tak ada gunanya diriku mengejar  banyak hal jika aku tak bisa membagikan waktu untuk keluarga atau orang-orang yang aku sayangi.Membuat mereka bangga atas pencapaianmu memang hal yang sangat luar bisa tapi membuat merek tersenyum setiap hari itu yang ingin aku impikan.2022 mengajarkanku bagaimana bersikap dewasa dengan keadaan walaupun aku masih ingin menikmati masa mudaku.Aku ingin tak terlalu memikirkan masa depanku,aku ingin aku bisa tertawa lepas,dan aku ingin aku tak memikirkan makan apa aku besok.Tapi semuanya tak bisa aku dapatkan.    2022 aku sangat berambisi untuk masuk PTN.Bapa politus waktu itu sangat senang ketika aku memutuskan aku ingin mengambil jurusan bahasa inggris.aku bisa melihat aura senang diwajahnya,hingga akhirnya senangnya memuncah saat aku lulus seleksi dan berhasil masuk PTN impianku jalur prestasi.Bapa politus sangat senang waktu itu,ia menceritakan kebahagiaan ini kepada semua ...

short thought

 Setiap kali aku membuka media sosial aku merasa apakah aku yang berjalan begitu lamban atau dunia yang berjalan yang begitu cepat. perasaan manusia tidak ada yang bisa diprediksi,hari ini ia bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja dan besok ia akan  merasa takut akan masa depannya. semuanya tergantung apa yang ia lihat dan ia pikirkan.Tapi tak ada manusia yang ingin hidupnya dipenuhi kebimbangan dan ketakutan,begitupun aku.   Mungkin sebagian orang akan merasa perasaan takut dan cemas dimasa depan itu adalah perasaan yang buruk,dimana kamu tidak menikmati moment yang kamu alami sekarang.tapi menurutku, tak ada yang salah tentang perasaan seseorang karena semuanya murni dari hati seseorang. Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa aku harus bisa berjuang sendiri,tak ada yang bisa aku andalkan didunia ini selain diriku sendiri,karena pada dasarnya orang yang akan benar-benar sayang kepada kamu hanyalah diri kamu sendiri,orang yang tulus mencintai kamu hanya diri kamu s...

2022 [ part 1 ]

sumber : pinterest  Hari ini adalah hari pertama aku menulis kembali di blog ini,pertama kali  juga aku menulis  di bulan desember.Rasanya baru kemarin aku belajar bagaimana cara menulis blog.Belajar mengungkapkan apa yang aku rasakan lewat tulisan dan aku percaya bahwa apa yang aku buat dulu memuaskan hasil untuk diriku sendiri.Karena bagiku merayakan hal kecil juga sangat penting dalam sebuah kehidupan,tidak semuanya tentang hal yang besar,karena aku yakin jika semuanya tentang hal-hal yang besar dan megah kita sendiri juga akan merasa sesak dan tak puas dengan itu.     Banyak hal yang aku pelajari di tahun 2022 ini dan bahkan untuk menulisnya kembali butuh 365 hari lagi untuk kembali melihat sisa-sisa kenangan yang ada. Belajar mensyukuri hal kecil dalam kehidupanku, belajar menikmati kehidupanku,belajar menjadi manusia seutuhnya dan yang paling melekat di tahun 2022 ini dan mungkin tak akan pernah aku lupakan adalah belajar mengikhlaskan kepergian Bapa....