Skip to main content

good and bad era



les't read

 Kita hidup dimasa dimana kita bisa mendapatkan semua infromasi dengan mudah.bisa dikatakan kita hidup di era yang beruntung.mengapa saya katakan demikian?                        Pertama,kita bisa mengakses seluruh berita yang ada didunia dengan sangat mudah,dengan menggunakan internet.kita bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang tak pernah kita ketahui sebelumnya menggunakan internet.kedua,kita bisa dengan mudah mengunjungi saudara-saudari kita yang jaraknya jauh dari kita dengan menggunakan trasportasi,jika kita lihat dahulu orang sering menggunakan kuda sebagai alat trasportasi mereka.dan ketiga,kita bisa belajar dimana saja tanpa harus terikat dengan aturan yang membuat kita merasa terkekani,seperti contoh kita bisa belajar lewat you tobe dengan memilih apa yang ingin kita pelajari dengan mudah.

   Tapi kita juga hidup di era dimana kita perlu berhati-hati dan perlu bersikap kritis.dengan informasi yang begitu berjalan dengan cepat,kita butuh untuk bersikap kritis,kita harus bisa membedakan informasi mana yang perlu kita ambil dan infomasi mana yang tak perlu kita ambil,Di zaman yang semakin pesat ini kita perlu beradaptasi secara cepat,kita harus bisa menyimbangi tekhnologi yang ada atau kita yang akan tertinggal karena tak bisa menyimbangi informasi yang ada.

   Semuanya tak lepas dari bagaimana kita berpikir dan bertindak,karena hanya itulah yang dapat kita kontrol dalam kehidupan kita sendiri.setidaknya kita berjuang untuk diri kita sendiri,kita berusaha agar diri kita tak terbawa arus maksudnya kita bisa tahu hal yang mana yang baik dan hal mana yang buruk.Jika kita lihat begitu banyak orang yang tak ingin tertinggal atau istilahnya fomo. jika ada informasi yang baru mereka selalu cepat tahu,ada berita yag terbaru mereka ingin cepat-cepat tahu yang walaupun tak ada kaitannya dengan kehidupan meraka sendiri.

    Kita hidup di era yang bisa dikatakan beruntung tapi bisa dikatakan era yang penuh tantangan juga.sebenarnya jika kita bertanya,siapa yang menciptakan ini semua atau mengapa ini semua terjadi? kita manusia terus berkembang dan pikiran serta tindakan kita akan terus-menurus mencari informasi.kita harus bisa menyelesaikan tantangan itu sendiri,jika tidak kita akan terbawa dan terus terbawa oleh sesuatu hal yang baru yang belum tentu kita tahu apa pengaruhnya dalam kehidupan kita.

  Semuanya berjalan begitu cepat.seakan-akan semuanya tak ingin tertinggal dengan informasi yang begitu pesat.hal itu juga yang akan mengakibatkan manusia ingin menggapai semua hal dengan cara yang instan.saking banyaknya orang-orang yang sudah maju dan berkembang,kita tak ingin ketinggalan dan mengakibatkan kita akan mencoba banyak hal agar kita bisa mencapai apa yang kita inginkan.Tapi permasalahnya,apakah cara yang kita gunakan itu tak merugikan diri sendiri dan orang lain atau malahan sebaliknya.

 Untuk itu kita perlu belajar.belajar agar  kita bisa mengendalikan diri sendiri,percayalah jika kita bisa  mengendalikan atau mengontrol diri sendiri,kita bisa mengendalikan dunia.semuanya dimulai dari sendiri.
tak ada yang instan didunia ini,semuanya butuh kesabaran dan selalu konsisten.



peace.

Comments

Popular posts from this blog

2022 (part 2)

  Setelah Bapa pergi untuk selama-lamanya,aku menyadari bahwa tak ada gunanya diriku mengejar  banyak hal jika aku tak bisa membagikan waktu untuk keluarga atau orang-orang yang aku sayangi.Membuat mereka bangga atas pencapaianmu memang hal yang sangat luar bisa tapi membuat merek tersenyum setiap hari itu yang ingin aku impikan.2022 mengajarkanku bagaimana bersikap dewasa dengan keadaan walaupun aku masih ingin menikmati masa mudaku.Aku ingin tak terlalu memikirkan masa depanku,aku ingin aku bisa tertawa lepas,dan aku ingin aku tak memikirkan makan apa aku besok.Tapi semuanya tak bisa aku dapatkan.    2022 aku sangat berambisi untuk masuk PTN.Bapa politus waktu itu sangat senang ketika aku memutuskan aku ingin mengambil jurusan bahasa inggris.aku bisa melihat aura senang diwajahnya,hingga akhirnya senangnya memuncah saat aku lulus seleksi dan berhasil masuk PTN impianku jalur prestasi.Bapa politus sangat senang waktu itu,ia menceritakan kebahagiaan ini kepada semua ...

short thought

 Setiap kali aku membuka media sosial aku merasa apakah aku yang berjalan begitu lamban atau dunia yang berjalan yang begitu cepat. perasaan manusia tidak ada yang bisa diprediksi,hari ini ia bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja dan besok ia akan  merasa takut akan masa depannya. semuanya tergantung apa yang ia lihat dan ia pikirkan.Tapi tak ada manusia yang ingin hidupnya dipenuhi kebimbangan dan ketakutan,begitupun aku.   Mungkin sebagian orang akan merasa perasaan takut dan cemas dimasa depan itu adalah perasaan yang buruk,dimana kamu tidak menikmati moment yang kamu alami sekarang.tapi menurutku, tak ada yang salah tentang perasaan seseorang karena semuanya murni dari hati seseorang. Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa aku harus bisa berjuang sendiri,tak ada yang bisa aku andalkan didunia ini selain diriku sendiri,karena pada dasarnya orang yang akan benar-benar sayang kepada kamu hanyalah diri kamu sendiri,orang yang tulus mencintai kamu hanya diri kamu s...

2022 [ part 1 ]

sumber : pinterest  Hari ini adalah hari pertama aku menulis kembali di blog ini,pertama kali  juga aku menulis  di bulan desember.Rasanya baru kemarin aku belajar bagaimana cara menulis blog.Belajar mengungkapkan apa yang aku rasakan lewat tulisan dan aku percaya bahwa apa yang aku buat dulu memuaskan hasil untuk diriku sendiri.Karena bagiku merayakan hal kecil juga sangat penting dalam sebuah kehidupan,tidak semuanya tentang hal yang besar,karena aku yakin jika semuanya tentang hal-hal yang besar dan megah kita sendiri juga akan merasa sesak dan tak puas dengan itu.     Banyak hal yang aku pelajari di tahun 2022 ini dan bahkan untuk menulisnya kembali butuh 365 hari lagi untuk kembali melihat sisa-sisa kenangan yang ada. Belajar mensyukuri hal kecil dalam kehidupanku, belajar menikmati kehidupanku,belajar menjadi manusia seutuhnya dan yang paling melekat di tahun 2022 ini dan mungkin tak akan pernah aku lupakan adalah belajar mengikhlaskan kepergian Bapa....