Skip to main content

Sotoy soal society

sc:pinterest


     Sesuai judulnya aku ingin menyampaikan opinku soal hidup.kedengarannya mungkin sok tahu apa lagi belum tahu banyak tentang kehidupan sok-sok an bicara tentang hidup. Tapi menurutku selagi kita mempunyai hak untuk berbicara,just do it.menyampaikan pendapat tidak selalu harus bersuara ya,lewat tulisan juga merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pendapat.

     Kita hidup dimana semua hal harus sesuai dengan patokan masyrakat.harus sesuai dengan standar yang mereka buat, aturan yang mereka buat,prinsip yang mereka buat dan intinya sesuai dengan tradisi turun-menurun yang mereka buat.Kelihatannya memang bagus untuk kita apa lagi jika kita yang masih muda agar bisa mengikuti aturan-aturan yang ada.But dilain sisi,kita juga harus bisa menolak hal-hal yang mereka buat.tidak semua aturan atau tradisi yang sudah mereka buat berpuluh-puluh tahun yang lalu sesuai dengan perkembangan zaman sekarang.

         Aku belajar bahwa semua hal yang kita lakukan seakan-akan hanya untuk memenuhi standar masyrakat.kita terlalu dipetakan oleh aturan-aturan basi yang ada dalam lingkungan kita.Dimana usia 18 tahun kamu harus sudah lulus SMA,usia 23 kamu harus wisuda dan cepat mendapatkan pekerjaan,usia 25 kamu harus sudah menikah dan mempunyai keturunan dan seterusnya.menurutku,kita jug harus bisa menerima atau menormalisasi orang -orang yang tak ingin mengikuti standar yang ada dalam masyrakat. Tentu kita pernah melihat atau menyadari dilingkungan tempat tinggal kita,ketika ada seorang fresh graduate yang belum mendapatkan pekerjaan sering dikucilkan atau dibicarakan oleh masyrakat,seperti : percuma saja dia kuliah kalo ujung-ujungnya pengangguran.atau contoh lain,ketika seseorang sudah mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan dan penghasilannya cukup untuk dirinya dan orang tuanya,timbul perspektif konyol masyrakat seperti : "kasihan sekali dia,dia kaya tapi tak ada yang mau menikah dengan dia,makanya jadi perempuan itu jangan terlalu ambisius." mindset-mindset seperti itu perlu kita ubah.karena menurutku everthing start from our mindset.jika pemikiran kita baik atau benar maka kita juga akan bisa hidup dengan baik.pun sebaliknya jika mindset kita buruk akan menghasilkan tindakan yang buruk juga.

         Dari sini aku belajar bahwa kita perlu mengapresiasi banyak hal didunia ini.ada banyak manusia didunia ini, begitupun keputusan yang mereka buat.kita hanya perlu mendukung apa yang mereka buat tanpa membuat mereka merasa tertekan atau merasa bersalah atas semua keputusan yang telah mereka buat.contohnya:seseorang ingin menghabiskan waktunya hanya untuk Tuhan dalam arti dia tak ingin menikah,kita harus bisa menormalisakan hal tersebut dalam masyrakat atau misalnya pasangan suami-istri yang memutuskan ingin child-free(atau tak ingin punya anak seumur hidup) kita juga harus bisa membiasakan  hal tersebut dalam masyrakat.Karena pada dasarnya their's life,their's choice.

         Menurutku tak ada yang lebih berharga dari dunia ini selain memanusiakan sesama manusia.sekaya apapun dirimu,setinggi apapun jabatanmu,seterkenal apapun dirimu,jika kamu lupa memanusiakan dirimu sendiri atau orang lain it's just  nothing.sebagai anak muda kita harus bisa melawan hal-hal yang memang sudah tak sesuai dengan kondisi zaman sekarang. mau sampai kapan kita terus merasa biasa-biasa saja disituasi dimana kita perlu bersuara.

         Ini suaraku,aku harap kalian juga menyuarakan hal-hal yang menurut kalian tak pantas untuk dinormalisasikan dalam kehidupan.Sudah saatnya kita yang menciptakan lingkungan yang baru dari pada terus mengikuti standar yang ada dalam masyrakat.aku tahu memang tak mudah,tapi aku yakin jika kita punya kesadaran dalam diri,kita akan bisa menghadapinya bersama-sama.

Hidup hanya satu kali jangan lupa membuat diri kamu berharga,karena kamu hanya punya diri kamu sendiri.








Sampai jumpa diopinku selanjutnya
cherss
Ellamarcela


 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

2022 (part 2)

  Setelah Bapa pergi untuk selama-lamanya,aku menyadari bahwa tak ada gunanya diriku mengejar  banyak hal jika aku tak bisa membagikan waktu untuk keluarga atau orang-orang yang aku sayangi.Membuat mereka bangga atas pencapaianmu memang hal yang sangat luar bisa tapi membuat merek tersenyum setiap hari itu yang ingin aku impikan.2022 mengajarkanku bagaimana bersikap dewasa dengan keadaan walaupun aku masih ingin menikmati masa mudaku.Aku ingin tak terlalu memikirkan masa depanku,aku ingin aku bisa tertawa lepas,dan aku ingin aku tak memikirkan makan apa aku besok.Tapi semuanya tak bisa aku dapatkan.    2022 aku sangat berambisi untuk masuk PTN.Bapa politus waktu itu sangat senang ketika aku memutuskan aku ingin mengambil jurusan bahasa inggris.aku bisa melihat aura senang diwajahnya,hingga akhirnya senangnya memuncah saat aku lulus seleksi dan berhasil masuk PTN impianku jalur prestasi.Bapa politus sangat senang waktu itu,ia menceritakan kebahagiaan ini kepada semua ...

short thought

 Setiap kali aku membuka media sosial aku merasa apakah aku yang berjalan begitu lamban atau dunia yang berjalan yang begitu cepat. perasaan manusia tidak ada yang bisa diprediksi,hari ini ia bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja dan besok ia akan  merasa takut akan masa depannya. semuanya tergantung apa yang ia lihat dan ia pikirkan.Tapi tak ada manusia yang ingin hidupnya dipenuhi kebimbangan dan ketakutan,begitupun aku.   Mungkin sebagian orang akan merasa perasaan takut dan cemas dimasa depan itu adalah perasaan yang buruk,dimana kamu tidak menikmati moment yang kamu alami sekarang.tapi menurutku, tak ada yang salah tentang perasaan seseorang karena semuanya murni dari hati seseorang. Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa aku harus bisa berjuang sendiri,tak ada yang bisa aku andalkan didunia ini selain diriku sendiri,karena pada dasarnya orang yang akan benar-benar sayang kepada kamu hanyalah diri kamu sendiri,orang yang tulus mencintai kamu hanya diri kamu s...

2022 [ part 1 ]

sumber : pinterest  Hari ini adalah hari pertama aku menulis kembali di blog ini,pertama kali  juga aku menulis  di bulan desember.Rasanya baru kemarin aku belajar bagaimana cara menulis blog.Belajar mengungkapkan apa yang aku rasakan lewat tulisan dan aku percaya bahwa apa yang aku buat dulu memuaskan hasil untuk diriku sendiri.Karena bagiku merayakan hal kecil juga sangat penting dalam sebuah kehidupan,tidak semuanya tentang hal yang besar,karena aku yakin jika semuanya tentang hal-hal yang besar dan megah kita sendiri juga akan merasa sesak dan tak puas dengan itu.     Banyak hal yang aku pelajari di tahun 2022 ini dan bahkan untuk menulisnya kembali butuh 365 hari lagi untuk kembali melihat sisa-sisa kenangan yang ada. Belajar mensyukuri hal kecil dalam kehidupanku, belajar menikmati kehidupanku,belajar menjadi manusia seutuhnya dan yang paling melekat di tahun 2022 ini dan mungkin tak akan pernah aku lupakan adalah belajar mengikhlaskan kepergian Bapa....